“Tujuan utama acara ini adalah silaturahim, silaturahim kita (pengikut Thareqat Naqsyabandiyah- red) dengan masyarakat, dan silaturahim antara kita,” ungkap Pengurus III Surau Baitul Amin, H. Ahmad Syukran Bestari, M. MSi. Itu dikatakan Bang Arie, panggilan akrab beliau saat memberi sambutan di pertemuan panitia Festival Baitul Amin. Festival ini memang khusus dibuat untuk menyemarakkan Maulid Nabi Muhammad SAW. Surau Baitul Amin untuk menyambut Maulid secara rutin mengadakan I’tikaf Khusus saat Maulid. “Untuk hablumminallahnya kita itikaf, habbluminannasnya kita buat festival ini,” papar Bang Arie.
Semalam (8/3), sekitar 150-an panitia Festival Baitul Amin berkumpul untuk rapat menjelang hari H Festival Baitul Amin. Semuanya berasal dari relawan jamaah surau. Itupun tidak semua datang, perkiraan sekitar 350-an orang akan terlibat di perhelatan ini. ”Panitia Soundrenaline jumlahnya enggak jauh dari ini,” ujar Muning, jamaah surau yang bekerja dengan sebuah band terkenal di Indonesia. Ia mengaku senang melihat semangat orang-orang yang terlibat, termasuk semangat untuk tampilan terbaik.

“Kita akan memberikan pelayanan kepada tamu yang datang ke acara ini. Jangan pernah menyusahkan masyarakat, kita harus memberikan solusi,” tambah Bang Arie. Penghormatan dan perlakuan yang baik kepada menjadi salah satu hal yang dibahas dalam pertemuan malam tadi. Senyum adalah salah satu hal yang diwajibkan. “Bagian keamanan juga harus begitu, kita harus bisa senyum,” usul Slamet, Anshor yang bertanggungjawab atas keamanan, yang disambut senyum dan tepuk tangan oleh peserta pertemuan .


