Apa itu Freestyle Marawis?

Grup Al-Ashriyyah dalam FMC Festival Baitul Amin 2010 mengkolaborasikan penggunaan alat hajir marawis dengan alat musik modern dan alat musik tradisional berupa angklung. Aksi panggung mereka menarik hati penonton sehingga berhasil menjadi Juara Favorit.

Secara singkat Freestyle Marawis bisa diterjemahkan sebagai Marawis Gaya Bebas. Jika didefinisikan secara utuh maka Freestyle Marawis adalah komposisi musik perkusi dengan lirik berisi pesan kebaikan Islam yang disampaikan secara baik (ma'ruf) dan komunikatif, menggunakan marwas, hajir, dumbek, tamborin dan simbal sebagai peralatan musik utama.

Freestyle Marawis merupakan sub-genre atau pengembangan dari genre Hajir Marawis yaitu jenis musik tradisional warisan budaya Yaman yang berkembang di berbagai negara rumpun Melayu-Islam seperti Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam.

Dalam tradisi Hajir Marawis sudah dikenal berbagai judul syair seperti Ya Rasulullaah Laka Syafa'at, Bi Rosulillaah, Ya Ahla Baitin Nabi, dan sebagainya. Syair-syair berbahasa Arab dalam hajir marawis tersebut umumnya berisi puji-pujian kepada Rasulullah SAW. Dalam hajir marawis juga sudah terbentuk teknik pukulan perkusi baku seperti zapin, zarah dan zahefah.

Mengapa Freestyle Marawis?

Grup LB Production, Juara II FMC Festival Baitul Amin 2010, menambahkan teknik rap dalam bernyanyi. Mereka dengan kreatif memanfaatkan barang-barang bekas sebagai instrumen perkusi tambahan.
Sedikit berbeda dengan hajir marawis, pemusik freestyle marawis diberikan kebebasan berkreasi. Tujuannya adalah untuk merangsang kreatifitas dalam berseni marawis sehingga pesan-pesan kebaikan yang terkandung di dalam syairnya dapat terkomunikasikan secara efektif.

Freestyle marawis diperkenalkan pertama kali dalam kegiatan Festival Baitul Amin 2010 (Fesba 2010) yang diselenggarakan oleh Surau Baitul Amin, Bojongsari, Depok. Salah satu acara dalam kegiatan akbar tersebut adalah Freestyle Marawis Competition.

Aksi freestyle grup marawis Al Fatimiyah minim instrumen tambahan. Walaupun demikian, kekompakan dan keharmonisan aransemen menghantarkan mereka menjadi Juara I FMC Festival Baitul Amin 2010. 
Kompetisi marawis gaya bebas tersebut bertujuan untuk merangsang kreatifitas dalam berseni marawis sehingga pesan-pesan kebaikan yang terkandung di dalam syairnya dapat terkomunikasikan secara efektif.  Komunikasi dapat berjalan efektif jika terdapat kesamaan tertentu antara penyampai dan penerima pesan.

Kesamaan yang dimaksud termasuk dalam hal bahasa, gaya penyampaian, rasa seni dan estetika, gaya hidup dan nilai-nilai sosial. Semua ini dapat dibangun melalui kreatifitas seni sebagaimana yang dilakukan oleh Wali Songo ketika berkreasi dengan seni wayang kulit.

Beberapa perbedaan antara Freestyle Marawis dengan Hajir Marawis:
  1. Lirik dalam Hajir Marawis umumnya berisi puji-pujian kepada Rasulullah SAW, sedangkan lirik dalam Freestyle Marawis berisi pesan-pesan kebaikan Islam yang lebih universal.
  2. Lirik Hajir Marawis umumnya bahasa Arab, sedangkan Freestyle Marawis bebas menggunakan bahasa apapun selama disampaikan dengan baik dan dimengerti oleh pendengarnya.
  3. Instrumen perkusi Hajir Marawis terdiri dari: (kiri ke kanan) marwas/mirwas (jamak: marawis), hajir, dumbek batu, dumbek pinggang, tamborin & simbal. Perangkat ini juga digunakan dalam Freestyle Marawis, namun boleh ditambahkan instrumen lain sebagai bentuk kreatifitas.
Alat musik dalam Hajir Marawis terdiri dari hajir, marwas-marwas, dumbek, tamborin & simbal. Freestyle Marawis secara dominan menggunakan peralatan Hajir Marawis namun boleh ditambahkan alat musik lain sebagai tambahan minoritas.

Wajib Dibaca Calon Peserta
Setiap calon peserta Freestyle Marawis Competition (FMC) wajib membaca dan memahami artikel-artikel di bawah ini. Silahkan klik untuk membacanya.


Instrumen perkusi Hajir Marawis terdiri dari: marwas/mirwas (jamak: marawis), hajir, dumbek batu, dumbek pinggang, tamborin & simbal. Perangkat ini juga digunakan dalam Freestyle Marawis, namun boleh ditambahkan instrumen lain sebagai bentuk kreatifitas.

Oleh M. Fajrul Hidayat pada 16.07. kategori , . Anda dapat mengikuti respon untuk artikel ini melalui RSS 2.0. Anda dapat meninggalkan sebuah respon, atau Pelacakan untuk artikel ini

0 komentar for "Apa itu Freestyle Marawis?"

Tinggalkan Pesan