Sepuluh group Free Style Marawis, Dua group Bintang Tamu, Lima Puluhan stan Bazaar, dan Dua puluhan stan Pasar Rakyat sudah siap menuju gelanggang Festival Baitul Amin 2010. "Rahmat bagi Sesama"
Berita dan Info
Menjelang FBA: Silaturahim Bagi Sesama
Posted on 09. Mar, 2010 by navyk in Artikel
“Tujuan utama acara ini adalah silaturahim, silaturahim kita (pengikut Thareqat Naqsyabaniah- red) dengan masyarakat, dan silaturahim antara kita,” ungkap Pengurus III Surau Baitul Amin, H. Ahmad Syukran Bestari, M. MSi. Itu dikatakan Bang Arie, panggilan akrab beliau saat memberi sambutan di pertemuan panitia Festival Baitul Amin. Festival ini memang khusus dibuat untuk menyemarakkan Maulid Nabi Muhammad SAW. Surau Baitul Amin untuk menyambut Maulid secara rutin mengadakan I’tikaf Khusus saat Maulid. “Untuk hablumminallahnya kita itikaf, habbluminannasnya kita buat festival ini,” papar Bang Arie.
Penampil Nomor Urut Satu: El Maliq
Posted on 09. Mar, 2010 by rindy in Artikel
Peserta Free Style Marawis dengan nomor urut 1 berasal dari Depok, Bogor. Group yang bernama El-Maliq ini berdiri pada tahun 2003. Grup ini awalnya terbentuk dari remaja yang berkumpul di Maj’lis ta’lim Malam Senin. Dengan minat yang sama pada kesenian musik Islam marawis, terbentuklah El Maliq tepatnya tanggal 23 Mei 2003. Sejak berdirinya 7 tahun silam, El Maliq telah mengikuti berbagai kompetisi marawis baik di seputaran daerah Depok maupun lingkup yang lebih besar lagi. Berbagai juara dan gelar telah mereka menangkan. Diantaranya Juara I Festival Marawis Se Jabodetabek 2007, Juara I Festival TV 7 2007, Juara I Festival Marawis Piala Walikota Depok dan Juara I Festival Marawis Kota Bogor.
Menjelang FBA: Festival ini Ajiib Banget..
Posted on 07. Mar, 2010 by navyk in Artikel
Komentar positif banyak bermunculan dari peserta lomba marawis free style yang hadir di technical meeting siang ini (7/3) di Kampus Baitul, Curug Sawangan Depok. Salah satunya ungkapan dari Ahmad Maulana, perwakilan dari kelompok Al Ashriyyah, sebuah pondok pesantren di Parung Bogor, “Ajiib Banget. Karena festival ini unik, karena alat musik klasik dan modern digabungkan.”
(more…)
Debu, World Music Islam
Posted on 05. Feb, 2010 by navyk in Artikel
Inilah world music edisi versi Islam, Debu. Meskipun menyanyikan lagu bersyairkan tentang Islam, dan musiknya cenderung ke padang pasir, alat musik yang dimainkan berasal dari berbagai tempat di dunia. Mulai dari alat musik santoor dari Iran, yaili dari Irlandia, tambur dari Turki hingga gendok-gendok dari Sulawesi Selatan mereka mainkan. Termasuk pemainnya juga berasal dari berbagai belahan dunia seperti Amerika Serikat, Swedia, Inggris, dan Indonesia.
(more…)
Contact Us
Pernak Pernik
- Selepas malam wirid, tidak kurang dari 150 orang berkumpul di...Selepas malam wirid, tidak kurang dari 150 orang berkumpul di Ruangan Training Auditorium Bawah SBA. Bukan dalam rangka pelatihan, tapi kita bersama sedang melakukan persiapan mendekati hari pelaksanaan Festival Baitul Amin 2010 minggu depan. Persiapan ini perlu di rencanakan lebih siap dan matang, karena beberapa hari lagi Surau Baitul Amin akan kedatangan […]
- Komentar positif banyak bermunculan dari peserta lomba marawis...Komentar positif banyak bermunculan dari peserta lomba marawis free style yang hadir di technical meeting siang ini (7/3) di Kampus Baitul, Curug Sawangan Depok. Salah satunya ungkapan dari Ahmad Maulana, perwakilan dari kelompok Al Ashriyyah, sebuah pondok pesantren di Parung Bogor, “Ajiib Banget. Karena festival ini unik, karena alat musik klasik dan mode […]







